
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="85">
<titleInfo>
<title>PENGARUH JENIS KAYU DAN SKEDUL PENGERINGAN TERHADAP KUALITAS PENGERINGAN</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RIFKY NYOMAN SAPUTRA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Skripsi Kehutanan</placeTerm></place>
<publisher>Kehutanan</publisher>
<dateIssued>2016</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kayu terhadap lama waktu pengeringan dan cacat pengeringan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.  Penelitian ini menggunakan metode RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 2 faktor perlakuan yaitu jenis kayu, jati, mahoni dan sengon, dengan skedul 1 (skedul pengeringan kayu jati), skedul 2 (skedul pengeringan kayu mahoni), dan skedul 3 (skedul pengeringan kayu sengon). Data dianalisis dengan analisis varians. Hasil analisis varians yang menunjukkan beda nyata diuji lanjut dengan uji LSD ( Least Significane Difference). Faktor jenis kayu berpengaruh sangat nyata terhadap lama waktu pengeringan. Kayu jati menghasilkan lama waktu pengeringan yang paling cepat dibandingkan dengan mahoni dan sengon, yaitu sebesar 73,34 jam. Faktor skedul pengeringan berpengaruh sangat nyata terhadap lama waktu pengeringan. Skedul pengeringan 3 ( skedul pengeringan sengon ) menghasilkan lama waktu pengeringan yang lebih cepat dibandingkan skedul 1 dan 2, yaitu sebesar 51,34 jam. Tidak terjadi cacat pengeringan pada kayu sengon, sedangkan pada jati dan mahoni terjadi cacat pengeringan.      
Kata kunci : Jenis Kayu, Skedul Pengeringan, Lama Waktu Pengeringan</note>
<subject authority=""><topic>KHT</topic></subject>
<subject authority=""><topic>13981</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Institutional Repository Institut Pertanian STIPER Yogyakarta</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">992</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="88" url="" path="/13981.pdf" mimetype="application/pdf">PENGARUH JENIS KAYU DAN SKEDUL PENGERINGAN TERHADAP KUALITAS PENGERINGAN</slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image>KEHUTANAN-001.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>85</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-20 16:28:07</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-05 12:07:18</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>