
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="41">
<titleInfo>
<title>PENGARUH PERIODE PENYIRAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT PRE NURSERY PADA BEBERAPA JENIS WARNA NAUNGAN</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AHMAD RIZAL</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Skripsi Budidaya Pertanian</placeTerm></place>
<publisher>Budidaya Pertanian</publisher>
<dateIssued>2016</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui interaksi terbaik antara periode penyiraman dan warna naungan terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery. Penelitian ini dilakukan di kebun pendidikan dan penelitian (KP2) INSTIPER Yogyakarta pada bulan April hingga Juni 2015.
Penelitian menggunakan metode percobaan dengan rancangan petak terbagi ( split plot). Sebagai Petak Utama (main plot) adalah Warna naungan (N) yang terdiri dari 3 aras, yaitu warna merah, warna biru dan warna putih serta Sebagai anak petak (sub plot) adalah periode penyiraman (D). volume penyiraman 200ml/polibag/hari. yang terdiri dari 3 aras yaitu penyiraman 1 kali, penyiraman 2 kali dan penyiraman 3 kali. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis of varian dan Duncan new multiple range test (DMRT) pada jenjang nyata 5%.
Hasil penelitian menunjukan ada interaksi nyata antara periode penyiraman dan warna naungan terhadap berat kering tanaman, berat segar akar dan berat kering akar, hasil terbaik pada berat kering tanaman adalah naungan berwarna merah dengan periode penyiraman 2 kali, hasil terbaik untuk berat segar akar adalah naungan berwarna putih dengan periode penyiraman 3 kali, dan hasil terbaik pada berat kering akar adalah naungan berwarna merah dengan periode penyiraman 2 kali.
Kata kunci : Periode Penyiraman, Warna Naungan, Bibit Kelapa Sawit.</note>
<subject authority=""><topic>14580</topic></subject>
<subject authority=""><topic>SPKS</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Institutional Repository Institut Pertanian STIPER Yogyakarta</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">4856</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="41" url="" path="/14580.pdf" mimetype="application/pdf">PENGARUH PERIODE PENYIRAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT PRE NURSERY PADA BEBERAPA JENIS WARNA NAUNGAN</slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image>agrotek.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>41</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-11-17 10:00:30</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-05 10:33:00</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>