
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="20164">
<titleInfo>
<title>Pengaruh Curah Hujan terhadap Pertumbuhan Vegetatif dan Generatif Kelapa Sawit</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Ir. Herry Wirianata, MS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dra. Suprih Wijayani, M. Si.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Wahyu Presetyo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued></dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Kelapa sawit merupakan tanaman penghasil minyak nabati terbanyak di dunia. Tanaman ini menghasilkan bunga jantan dan bunga betina secata terpisah dalam satu pohon dalam satu siklus secara berturutan dengan durasi yang berbeda, tergantung pada genetik faktor, umur dan khususnya faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pertumbuhan vegetatif dan generatif kelapa sawit dalam hubungan dengan variabilitas curah hujan sebelumnya. Penelitian dilakukan pada tiga blok tanaman umur 16-17 tahun (TM 13-14) dengan 15 pohon sampel untuk setiap blok. Parameter pertumbuhan vegetatif dan generatif diamati dengan interval dua minggu selama empat bulan. Data keragaan curah hujan bulanan diambil selama 4 tahun (2014-2018). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa defisit air yang terjadi selama musim kemarau berhubungan erat dengan terjadinya penurunan produksi dua hingga delapan bulan kemudian. Diketahui juga bahwa curah hujan yang terjadi dua belas bulan sebelumnya berhubungan erat dengan jumlah tandan bunga jantan namun tidak pada jumlah tandan bunga betina. Pertumbuhan vegetatif (jumlah pelepah barudan panjang pelepah) mempunyai hubungan tidak erat dengan jumlah tandan bunga jantan dan tandan bunga betina. Diameter batang cenderung berperan dalam meningkatkan toleransi kelapa sawit terhadap kondisi suboptimum. Kata kunci: curah hujan, kelapa sawit, pertumbuhan vegetatif dan generatif, produksi.</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Institutional Repository Institut Pertanian STIPER Yogyakarta</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">ART.DOS.149</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="76942" url="" path="/Prosiding  Semnas UMBY-Suprih Wijayani-Gabung.pdf" mimetype="application/pdf">ARTIKEL</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>20164</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-04-02 15:53:51</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-04-02 15:54:10</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>