
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1912">
<titleInfo>
<title>PENGARUH BERBAGAI CARA PEMATAHAN DORMANSI BENIH DAN KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT JAMBU METE</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Ir. Herry Wirianata, MS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ir. Wiwin Dyah Ully Parwati, MP</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YULIANA LEDU ENGGE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued></dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">0</languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">BP 2016</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian bertujuan untuk mengetahui cara terbaik pematahan dormansi benih jambu mete dan untuk mengetahui komposisi media tanam terbaik bagi pertumbuhan bibit  jambu  mete  telah  dilaksanakan di  Kebun  Pendidikan dan  Penelitian  (KP2) Institut Pertanian Stiper Yogyakarta, yang terletak di desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juni 2015.rnPenelitian ini menggunakan rancangan percobaan faktor tunggal tetapi dilaksanakan dalam dua tahap dan disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL). Tahap  I  adalah  pematahan dormansi benih jambu  mete  yang terdiri  dari  3  aras perlakuan yaitu: khemis (KNO3), skarifikasi (amplas), perendaman dalam air selamarn24 jam. Tahap II adalah komposisi media tanam yang terdiri dari 4 aras yaitu tanahrnrnregusol murni, tanah : pupuk kadang = 2:1, tanah : sekam bakar =  2:1, tanah : serbuk kayu gergaji = 2:1. Data hasil penelitian dianalisis dengan  Analysis of Variance pada jenjang nyata 5%. Apabila didapat beda nyata antar perlakuan, diuji dengan Uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada jenjang nyata 5%.rnrnHasil analisis      sidik ragam menunjukkan bahwa Perbedaan perlakuan pematahan dormansi menghasilkan daya kecambah yang hampir sama, namun indeks vigor  benih  jambu  mete  tertinggi  dihasilkan  oleh  pematahan  dormansi  secara mekanik. Pertumbuhan bibit jambu mete yang terbaik dihasilkan oleh bibit yang ditanam pada media campuran tanah dan pupuk kandang, meskipun memberikan hasil yang sama dengan bibit yang ditanam pada tanah atasan.rnrnrnrnrnKata kunci : pematahan dormansi, komposisi media tanam, jambu metern</note>
<subject authority=""><topic>13966</topic></subject>
<subject authority=""><topic>4907</topic></subject>
<subject authority=""><topic>IR-BP</topic></subject>
<classification>4907</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Institutional Repository Institut Pertanian STIPER Yogyakarta</physicalLocation>
<shelfLocator>4907</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">4907-SBP</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>4907</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>LOGO.png.png</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>1912</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-22 08:59:02</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-22 08:59:02</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>