
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="14678">
<titleInfo>
<title>analisis temperatur air umpan boiler terhadap penggunaan bahan bakar fiber shell dan efisiensi kinerja boiler</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ir. Harsunu Purwoto, M.Eng (P)</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ir. Rochmadi, MBA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>M Ridwan Dwi Astanto</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">yogyakarta</placeTerm></place>
<publisher>INSTIPER</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Boiler merupakan suatu unit pembangkit uap yang merubah air menjadi uap dengan tekanan dan temperatur tertentu. Panas yang dibutuhkan air untuk penguapan diperoleh dari proses pembakaran bahan bakar pada ruang bakar. Pada boiler yang ada di industri kelapa sawit, menggunakan bahan bakar serabut dan cangkang. Bahan bakar serabut dan cangkang yang digunakan merupakan salah satu limbah padat yang dimanfaatkan kembali. Namun dalam pemanfaatannya untuk memenuhi kebutuhan panas pembakaran, perlu menjaga kualitas dan kuantitas bahan bakar untuk mendapatkan nilai panas yang tinggi. Nilai panas bahan bakar sangat berpengaruh terhadap jumlah bahan bakar yang digunakan.   
Temperature air umpan yang masuk ke boiler juga sangat berpengaruh terhadap penggunaan bahan bakar yang ada, semakin rendah temperature air umpan yang masuk maka semakin banyak bahan bakar yang kita gunakan untuk boiler, begitu juga sebaliknya, apabila panas air umpan yang masuk ke boiler maka penggunaan bahan bakar lebih hemat dan kerja boiler bisa optimal.
Berdasarkan data analisa, dengan temperature air umpan rata rata 80,2 oC dalam waku 60 menit perlu melakukan pengisian bahan bakar sebanyak 3 kali, pada temperature air umpan boiler 90 oC dalam waktu 60 menit perlu melakukan pengisian bahan bakar sebanyak 2 kali.
Dari perhitungan dan analisa bahan bakar fiber dan shell dengan kadar air fiber 34,2% dan cangkang 17,8%. Kualitas bahan bakar aktual yang memiliki kadar air tinggi, hanya menghasilkan kalor sebesar 2.610,25 kkal/kg untuk pada fiber dan 3.784,12 kkal/kg pada shell, dengan pemakaian bahan bakar serabut dan cangkang pada dalam mendukung produksi uap untuk proses pengolahan yang membutuhkan uap sebesar 27.000 kg uap/jam, jika 100% serabut digunakan sebesar 8.414,3 kg/jam maka penggunaan cangkang yang dibutuhkan sebesar 2.397,77 kg/jam.

Kata Kunci: Boiler, Temperatur Air, Kualitas Bahan Bakar</note>
<subject authority=""><topic>16714</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Boiler, Temperatur Air, Kualitas Bahan Bakar</topic></subject>
<subject authority=""><topic>TP-APRIL-2019</topic></subject>
<subject authority=""><topic>STIK</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Institutional Repository Institut Pertanian STIPER Yogyakarta</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">APRL.2019.UP.TP.026</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="8197" url="" path="/2.cover_intisari_16714.pdf" mimetype="application/pdf">COVER s/d ABSTRAK</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="8202" url="" path="/3.halaman pengesahan_16714.pdf" mimetype="application/pdf">LEMBAR PENGESAHAN</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="8204" url="" path="/4.Bab I_16714.pdf" mimetype="application/pdf">BAB I</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="8211" url="" path="/8.Bab V_16714.pdf" mimetype="application/pdf">BAB V</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="8212" url="" path="/9.Daftar Pustaka_16714.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR PUSTAKA s/d LAMPIRAN</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="8213" url="" path="/10.Surat Pernyataan Publikasi Bermatrei_16714.pdf" mimetype="application/pdf">PUBLIKASI</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="8218" url="" path="/12.Ringkasan Skripsi_16714.pdf" mimetype="application/pdf">RINGKASAN</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="8815" url="" path="/JURNAL ONLINE MAHASISWA 16714.pdf" mimetype="application/pdf">JOM</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="8816" url="" path="/137.tp.pdf" mimetype="application/pdf">BEBAS PUSTAKA</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>14678</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-15 11:00:54</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-19 16:27:48</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>