
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="102">
<titleInfo>
<title>DISTRIBUSI DIAMETER BERBAGAI JENIS TANAMAN PADA ZONA PEMANFAATAN LAPUTI BALAI TAMAN NASIONAL LAIWANGI WANGGAMETI</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>IMANUEL U T MEHAKATI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Skripsi Kehutanan</placeTerm></place>
<publisher>Kehutanan</publisher>
<dateIssued>2016</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Taman Nasional Laiwangi Wanggameti (TNLW) merupakan kawasan perlindungan, pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa, serta pemanfaatan sumber daya alam hayati dan ekosistemnya secara lestari. Pengelolaan hutan di Balai TNLW harus menjamin keberlanjutan manfaat sumber daya hutan. Pengetahuan akan keberlajutan manfaat sumber daya hutan dapat dilihat dari kondisi vegetasi pada kawasan tersebut. Oleh karena itu, untuk mengetahui kondisi vegetasi hutan diperlukan informasi tentang dinamika tegakan melalui sebaran atau distribusi diameter tanaman pada kawasan tersebut.       Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan distribusi diameter pada Zona Pemanfaatan balai TNLW menggunakan distribusi Weibull. Variabel yang digunakan adalah diameter setinggi dada diukur pada tingkat tiang yaitu tanaman yang berdiameter 10-19 cm dan tingkat pohon diukur pada diameter 20 cm ke atas. Estimasi parameter Weibull menggunakan metode momen dan uji Kolmogorov-Smirnov untuk mengetahui kecocokan distribusi Weibull dalam penelitian ini. Estimasi dilakukan pada total tanaman dalam lokasi pengamatan dan juga pada 10 jenis tanaman dengan jumlah pohon terbanyak secara terpisah.       Hasil penelitian menunjukan bahwa distribusi diameter pada Zona Pemanfaatan Laputi dapat direprsentasikan oleh distribusi Weibull berparameter tiga dengan kurva condong ke kiri atau panjang ke kanan dan berbentuk mesokurtik. Kurva distribusi diameter berbentuk J terbalik, menunjukkan bahwa pola distribusi diameter pada hutan alam memperlihatkan jumlah individu pohon terbanyak pada kelas diameter terkecil, sehingga regenerasi tegakan akan terus berlanjut. Kurva distribusi diameter pada tanaman johar memperlihatkan jumlah batang pada kelas tiang lebih kecil dari tingkat pohon. Hal ini dikarenakan johar merupakan tanaman reboisasi yang tanam pada tahun 1994 dan dilakukan penyulaman tahun 1997, sehingga pertumbuhan tanaman sulaman relatif lebih lambat dan mempengaruhi tingkat keragaman diameter pada tanaman johar.</note>
<subject authority=""><topic>14937</topic></subject>
<subject authority=""><topic>KHT</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Institutional Repository Institut Pertanian STIPER Yogyakarta</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">910</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="105" url="" path="/14937.pdf" mimetype="application/pdf">DISTRIBUSI DIAMETER BERBAGAI JENIS TANAMAN PADA ZONA PEMANFAATAN LAPUTI BALAI TAMAN NASIONAL LAIWANGI WANGGAMETI</slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image>KEHUTANAN-001.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>102</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-01-02 09:28:23</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-05 12:04:34</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>